Home » Berita » Lagi, LazisMu Taiwan salurkan sedekah ke Panti Ashabul Kahfi
Lagi, LazisMu Taiwan salurkan sedekah ke Panti Ashabul Kahfi

Lagi, LazisMu Taiwan salurkan sedekah ke Panti Ashabul Kahfi

LazisMu Taiwan Today

Ahad, 17-12-17, duta LazisMu Taiwan menyampaikan amanah dari dermawan yang menitipkan sebagian rizkinya kepada LazisMu Taiwan untuk anak yatim. Setelah menyampaikan amanah yang sama di PAY Aisyiyah Serangan dan anak yatim di Jember beberapa waktu lalu, LazisMu Taiwan pada kesempatan ini menyalurkan Sedekah Anak Yatim (SAY) ke Panti Asuhan dan Pesantren Muhammadiyah Ashabul Kahfi di bilangan Moyudan, Sleman.

Melihat kaos PCIM Taiwan dan mendengar perkenalan kami yang menyebutkan sebagai duta LazisMu Taiwan, Mas Addin – pamong panti- sejurus kemudian menyampaikan bahwa panti pernah menerima beberapa kali saluran yang sama dari PCIM Taiwan melalui LazisMu Taiwan beberapa waktu lalu saat proses renovasi rumah panti Ashabul Kahfi. Memang benar, berdasarkan catatan kami, LazisMu Taiwan sudah 2 kali menyalurkan SAY ke Ashabul Kahfi mengingat panti ini masih membutuhkan, bukan hanya sekedar adanya amanah untuk menyalurkan ke anak yatim.

Mas Addin kemudian dengan jia you-nya menjelaskan seputar panti, mulai dari pengelolaan hingga renovasi rumah panti. Disampaikannya bahwa panti mengedepankan program pemberdayaan anak panti dengan beragam life skill disamping penggemblengan karakter Islami dan materi keislaman. Life skill yang ditanamkan seperti bercocok tanam dan beternak ikan untuk keperluan kebutuhan sehari-hari panti. “Makan kita usahakan dari hasil panen, jika tidak ada, ya yang tersedia saja” ujar pamong panti yang juga pengajar agama di Universitas Ahmad Dahlan itu. Harapannya dengan menanamkan life skill tersebut akan membekali anak panti untuk menghadapi hidupnya dikemudian hari.

Untuk menjamin kelancaran pendidikan formal anak panti Ashabul Kahfi, pengelola menjalin kerjasama dengan sekolah sekitar seperti SMP Muhammadiyah 1 Moyudan mengingat saat ini usia anak panti rerata usia siswa SMP. SMP Muhammadiyah 1 Moyudan pun juga diuntungkan dengan tersuplainya siswa dari panti Ashabul Kahfi. Bahkan, beberapa saat yang lalu SMP ini memeroleh Akreditasi A. Suatu hikmah dan berkah barangkali yang ada. Simbiosis Mutualisme.

Mas Addin juga mengisahkan para pamong sekaligus pengelola utama Ashabul Kahfi yang merupakan para pemuda alumni Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta -Muin. Tiga Alumni Muin ini menjadi garda depan pengelolaan panti sehari-harinya, yaitu Muhammad Ghufron Mustaqim (Ketua Pengurus), Baharuddin, dan beliau sendiri -Muhammad Addin. Begitu mendengar pondok Muallimin disebutkan, saya tertarik untuk me-mention sebuah nama yang juga kader Muin yang saat ini ada di Taiwan, mas @Abu Bakar. Ketertarikan saya untuk me-mention karena yang jamak saya alami, alumni Muin -juga umumnya pondok lainnya- biasanya akan tahu dan kenal saudara seperguruan sepondokan meskipun berbeda angkatan. Sejurus saya menyebut nama kenalan saya tersebut, mas Addin segera menyergap,”Oooo Kak @Abu Bakar, dokter, Ketua IPM, 5 tahun diatas saya, orangnya halus. Terkenal beliau. Sering dijadikan contoh oleh guru-guru kami di sekolah dulu”. Gaswattt. Respon detil Mas Addin diluar kiraku yang hanya akan bilang oiya saya tahu beliau, kakak angkatan. Aaach, rupanya darah ideologi Muhammad Darwis bin KH. Abu Bakar mengalir kental di sanubari tiga pemuda pimpinan kabilah Ashabul Kahfi.

Kumandang maghrib terdengar, langsung mas Addin menuntun kami untuk sholat maghrib berjamaah. Menunjukkan tempat wudhu pria dan wanita diujung belakang rumah panti. Tanpa menyengaja mengamati pun, sudah terlihat beberapa fasilitas panti yang masih dalam keterbatasan. Terasa jelas olehku tampias air hujan deras di luaran sana mesuk dalam rumah panti. Meski sudah direnovasi, tampaknya air hujan itu masih kangen pada relung-relung ruang rumah panti. Hingga beberapa percikannya nekat mencari jalur alternatif mencari pemuda-pemuda Ashabul Kahfi supaya tidak terlanjur terlelap dalam tidurnya, tidur dari gerakannya.

Bangunan rumah wakaf waktu selama 10 tahun ini kini memang sudah tidak lagi parah sebagaimana dulu, sebagaimana teraudio-visualisaisikan dalam youtube dibawah. Air hujan tidak lagi deras terocoh menggenangi dalam rumah panti, namun masih ada tempias hujan disana-sini. Blandar usuk sudah tertata rapi, namun tembok dan dinding masih terlihat rindu teramat oleh sentuhan kuas berikut cat nya. Namun, dari bangunan lama itu kurasa betul bahwa rumah panti itu tidak hanya sekedar dibangun tumpukan batu dan bata, disangga pilar dan blandar, dipayungi atap dan rumbia. Ada elemen keikhlasan dan cinta anak yatim yang menjadi ornamen dan interior indah istana Ashabul Kahfi.

PCIM Taiwan melalui LazisMu Taiwan insyaAllah tetap akan menyalurkan sedekah untuk anak yatim, termasuk ke panti asuhan Ashabul Kahfi. Bagi dermawan yang berkenan untuk menginfakkan sebagian NT atau Rp nya ke anak yatim melalui LazisMu Taiwan, bisa mengirimkannya ke:

Bank Pos Taiwan:
ARIF NUR AKHMAD
No. Rekening : 00211340208515

Kwaho:
Sumartin
2F, no3, Alley 1, Lane 161, Zhong Zheng Road, Xizhi District, New Taipei City 221
221新北市汐止區中正路161巷1弄3號2樓 HP: 0981294251

BNI UGM Yogyakarta
Mohammad Adam Jerusalem
No rek: 0038903645 a.n:

Kondisi Panti Asuhan Ashabul Kahfi beberapa waktu lalu;

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Timber by EMSIEN 3 Ltd BG